Saat korban terbaring dan kakinya dalam posisi menggantung menyentuh dinding, pelaku B justru melakukan tindakan fatal. "Pelaku B kemudian menindih kaki korban di bagian yang tergantung itu. Terdengar bunyi 'crack' keras dan kaki korban langsung bengkok," lanjutnya. Korban pun menjerit kesakitan dan segera dilarikan ke rumah sakit.
Rina menegaskan bahwa kasus ini bukan sekadar kecelakaan atau candaan yang kelewatan.
"Kasus ini sudah sampai menyebabkan patah kaki. Ini bukan lagi candaan. Kami tegaskan ini adalah tindakan kekerasan yang harus ditindaklanjuti secara serius," tegas Rina setelah mengunjungi korban pasca operasi
Mereka menyayangkan respons awal pihak sekolah. Pihak keluarga korban menyampaikan kepada TRC PPA bahwa pertemuan dengan sekolah sudah dilakukan, namun tidak mencapai kesepakatan yang memuaskan. Bahkan, ada penyampaian dari pihak sekolah yang dianggap menyakitkan oleh keluarga korban.
Editor : Maskaryadiansyah
Artikel Terkait
