“Kalau tidak salah, pemilik rumah sendiri yang ingin bangunanna dibelakang bangunan utama rumah, rencananya disamping itu dibikin titian,” katanya.
Dia menjelaskan, nilai pagu dari total pembangunan WC dan tangki septik individual itu Rp 1,6 miliar dan kontraknya sekitar Rp 1,2 miliar. Dirinya juga membenarkan, kegiatan tersebut masuk dalam pemeriksaan BPK.
“Semua dikerjakan oleh pihak ketiga atau kontraktor, lewat lelang umum. Nilai anggaran per unitnya tergantung dari kondisi di lapangan, maksudnya tiap rumah beda-beda anggarannya, tergantung kondisi posisi WC yang dibangun, ada yang di dalam rumah dan ada juga yang di luar rumah, jadi volume unitnya beda-beda,” jelasnya.
Dia menambahkan, nilai kontrak dibagikan 80 unit WC, kurang lebih Rp 15 jutaan. Ditambah pengadaan biofilnya sekitar Rp 4 juta per unit, dan pengadaan biofilnya lewat e-katalog.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta
Artikel Terkait
