Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Relawan Mahasiswa Penyelamat Demokrasi di Balikpapan Tolak Politik Uang
Advertisement . Scroll to see content

Dinasti Politik di Pilgub Kaltim, Pakar: Ancam Pembangunan Daerah

Jum'at, 11 Oktober 2024 | 13:28 WIB
  • author Vitrianda Hilba Siregar
Dinasti Politik di  Pilgub Kaltim, Pakar: Ancam Pembangunan Daerah
Kalimantan Timur tengah menjadi sorotan karena dominasi dinasti politik dalam Pilgub kali ini. Foto: Ilustrasi

SAMARINDA, iNewsSamarinda.id-  Kalimantan Timur tengah menjadi sorotan karena dominasi dinasti politik dalam Pilgub kali ini. Calon Gubernur Rudi Mas’ud, yang memiliki sejumlah saudara kandung menduduki jabatan penting di daerah, dikhawatirkan akan membawa pengaruh buruk bagi pembangunan daerah.

Direktur Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Neni Nurhayati mengkritisi keras fenomena dinasti politik ini. Dia menyebut efek negatif dari dinasti politik akan menghambat kemajuan Kaltim. Praktik semacam ini akan mengorbankan kepentingan masyarakat luas.

Rudi dikenal sebagai politisi yang memiliki banyak kerabat dengan jabatan di Kaltim. Kakak Rudi, Hasanudin Mas’ud, menjabat sebagai Ketua DPRD Kaltim.

Dua saudara lainnya, yakni Rahmad Mas’ud sebagai Walikota Balikpapan. Ada juga Abdul Gafur Mas’ud sebagai mantan Bupati Penajam Paser Utara yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu yang lalu.

“Dinasti politik bisa membuat daerah menjadi tak maju dan berkembang. Daerah akan dikelola tidak profesional,” kata dia secara tegas.

Neni menyebut politik dinasti basis utamanya yakni mengutamakan kepentingan pribadi. Saat memimpin pastinya akan bersikap menguntungkan kelompoknya. Selain itu juga erat dengan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut