get app
inews
Aa Text
Read Next : Kominfo, Komsos dan KWI Gelar Literasi Digital di Banjarmasin

Warga Sungai Miai Punya WC Baru Rp1,2 M tapi Tak Bisa Digunakan, Begini Penjesan Pemkot Banjarmasin

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:58 WIB
header img
Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Banjarmasin menggelontorkan dana APBD 2025 sebesar Rp 1 miliar untuk pembangunan WC dan tangki septik individul bagi warga. Foto: ist

BANJARMASIN.  iNewsSamarinda.id  –Pemerintah Kota Banjarmasin,  pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Banjarmasin menggelontorkan dana APBD 2025 sebesar Rp 1 miliar lebih untuk pembangunan WC dan tangki septik individul bagi warga.

Total ada 80 penerima manfaat pembangunan WC dari Pemko Banjarmsin dimasa kepemimpinan Wali Kota HM Yamin HR ini. Penerima manfaat tersebar di Kelurahan Sungai Miai, Kelurahan Basirih, Kelurahan Mantuil, Kelurahan Sungai Jingah.

Namun sayangnya, penerima manfaat belum bisa maksimal menggunakan WC. Dikarenakan ada atap bocor, tidak ada penerangan bahkan kondisi terparah hingga sanitasi atau saluran WC ada yang mampet.

Seperti penerima manfaat di Kelurahan Sungai Miai Kecamatan Banjarmasin Utara Kota Banjarmasin. Sejak dibangun Desember 2025 hingga sekarang penghuni rumah belum bisa memanfaatkannya, disebabkan WC dan tangki septik individual tersebut dibangun terpisah dengan bangunan utama rumah, serta terhimpit oleh bangunan disekitarnya.

Terlebih belum ada jalan titian untuk akses menggunakan WC.

“Itu karena tukangnya menyesuaikan posisi tanah, padahal dari awal kami minta lokasinya dan posisi pintu tidak di situ, agar penghuni rumah bisa langsung mengakses. Tetapi yang mengerjakan tetap menentukan lokasinya di belakang rumah dan kami diberitahukan kalau mau renov maka menggunakan uang sendiri,” ungkap salah satu warga penerima manfaat.

Penata Kelola Bangunan Gedung dan Kawasan Permukiman Ahli Muda, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Banjarmasin, Erpansyah dikonfirmasi menyampaikan, penempatan WC terkadang sesuai keinginan pemilik atau penghuni rumah, karena keterbatasan lahan.

Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut