Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Status Tersangka Minarni Santi Khun di Polda Kalbar Diminta SP3
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Cek Kosong Rp2,7 Miliar: Hasanuddin Mas'ud Dilanjutkan ke Mabes Polri dan Komnas HAM

Kamis, 14 November 2024 | 18:05 WIB
  • author Martina
Kasus Cek Kosong Rp2,7 Miliar: Hasanuddin Mas'ud Dilanjutkan ke Mabes Polri dan Komnas HAM
Jumintar Napitupulu (Kiri) Kuasa Hukum Irma Suryani (Kanan) Mengambil Barang Bukti Cek Kosong Rp2,7 Miliar di Polresta Samarinda. (Foto : Istimewa)

"Sampai sekarang, hasil pemeriksaan tanda tangan masih belum kami terima. Ini menimbulkan banyak pertanyaan, mengingat pengecekan dilakukan dalam gelar perkara khusus, tapi proses penyidikan dihentikan begitu saja," kata Jumintar.

Sementara itu, Irma Suriyani, pelapor dalam kasus ini, merasa proses penghentian penyidikan sangat mencurigakan dan mencurigai adanya intervensi mengingat posisi Hasanuddin sebagai pejabat tinggi. Cek yang diterbitkan oleh Hasanuddin senilai Rp2,7 miliar terkait dengan perusahaan yang sudah dinyatakan pailit setahun sebelum cek diterbitkan.

Menanggapi hal ini, Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ari Fadli, melalui Kasat Reskrim, Fery Putra Samundra, menyatakan bahwa penanganan kasus telah dilakukan sesuai prosedur. Fery mengungkapkan bahwa pada 31 Agustus 2021 telah diadakan gelar perkara di Bareskrim Mabes Polri, yang hasilnya menyatakan bahwa unsur pidana dalam kasus ini tidak terpenuhi berdasarkan Pasal 378 KUHP. 

"SP3 diterbitkan karena tidak ada unsur pidana. Cek memang asli, namun tanda tangan yang tercantum tidak sesuai dengan specimen yang diperiksa di laboratorium," jelas Fery.

Editor: Maskaryadiansyah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut